Kancing Gemerincing | peserta didik.

Kancing Gemerincing

SatuLagiCom:::
- Teknik ini dikembangkan oleh Spencer Kagan (1992).
- Teknik ini bisa digunakan dalam semua mata pelajaran dan untuk semua tingkatan usia peserta didik.
- Dalam   kegiatan   Kancing   Gemerincing, masing-masing anggota kelompok mendapatkan kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota yang lain.
- Teknik ini  dapat  digunakan untuk mengatasi hambatan pemerataan kesempatan yang sering mewarnai kerja kelompok.
- Dalam banyak kelompok, sering ada

peserta didik

yang terlalu dominan dan banyak bicara. Sebaliknya, juga ada peserta didik yang pasif dan pasrah saja pada rekannya yang lebih dominan. Dalam  situasi seperti ini, pemerataan tanggung jawab dalam kelompok bisa tidak tercapai karena anak yang pasif terlalu menggantungkan diri pada rekannya yang dominan.
- Teknik ini memastikan setiap

peserta didik

mendapatkan kesempatan untuk berperan serta.
CARANYA:
1. Guru menyiapkan satu kotak kecil yang berisi kancing-kancing (atau benda kecil lainnya).
2. Sebelum  kelompok memulai tugasnya, setiap

peserta didik

masing-masing kelompok   mendapatkan   2   atau   3   buah   kancing   (jumlah kancing tergantung pada sukar tidaknya tugas yang diberikan).
3. Setiap peserta didik berbicara atau mengeluarkan pendapat, dia harus menyerahkan salah satu kancingnya dan meletakkannya ditengah-tengah.
4. Jika kancing yang dimiliki peserta didik habis, dia tidak boleh berbicara lagi sampai semua rekannya juga menghabiskan kancingnya.
5. Jika   semua   kancing   sudah   habis, sedangkan tugas belum selesai, kelompok boleh mengambil kesepakatan untuk membagi-bagi kancing lagi dan mengulangi prosedurnya kembali.

Comments are closed.


The latest array of article spinner software.